Pemalang – Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah memicu
krisis air bersih, salah satunya di Kabupaten Pemalang. Akibat kekeringan yang
meluas dan berdampak pada puluhan ribu keluarga, warga di beberapa kecamatan
terpaksa mengandalkan pasokan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari.
Merespons kondisi tersebut, gerakan sosial DA Peduli turun tangan
menyalurkan bantuan air bersih secara intensif sejak 2 Agustus 2026.
Hingga 25 Agustus 2026, tercatat sebanyak 388.500 liter air bersih
telah didistribusikan ke berbagai titik lokasi yang terdampak krisis, khususnya
di wilayah Kecamatan Pulosari, Bantarbolang, dan Belik.
Pihak perwakilan DA Peduli menyampaikan bahwa aksi penyaluran air bersih
ini masih terus berjalan dan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat
di lapangan selama krisis air berlangsung.
Ia juga menegaskan komitmen gerakan sosial ini untuk terus hadir dan
memperluas aksi kepedulian di tengah masyarakat.
"DA Peduli akan terus berupaya hadir, bergerak, dan berbagi, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa memberikan manfaat, meringankan beban masyarakat, dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terus menumbuhkan kepedulian di Kabupaten Pemalang. Kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan dengan aksi nyata," tegasnya.



0 Komentar